Minggu, 23 Maret 2008

KESUKSESAN BPN BLORA DALAM PROGRAM LMPDP


Drs. RM. Yudhi Sancoyo, MM :

Reforma Agraria Menumbuhkan Prinsip Demokrasi dan Pemerataan yang Berkeadilan

Blora, Suara Rakyat,-

Tanah merupakan sumberdaya terpenting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kebutuhan pokok yang menyangkut hajat hidup orang banyak serta merupakan media bagi penyelenggaraan berbagai kegiatan manusia. Tanah memiliki sifat unik baik ditinjau dari segi penguasaan maupun penggunaannya, memiliki nilai sosial, budaya, ekonomi dan politik serta memiliki nilai- nilai sakral bagi pemilikinya.

Hal ini disampaikan Bupati Blora Drs. RM. Yudhi Sancoyo, MM dalam sambutannya dalam rangka penyerahan sertifikat Hak Atas Tanah Land Management Project Development Program (LMPDP) pada Jum’at (29/2) di Kecamatan Todanan.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa pelaksanaan reforma pertanahan dalam rangka mengembangkan demokrasi dan pemerataan yang berkeadilan. Karena tujuan dari reforma agraria adalah penataan penguasaan dan pemanfaatan tanah yang adil, pengentasan kemiskinan, menciptakan tenaga kerja, mengurangi sengketa tanah dan menjaga kualitas hidup serta ketahanan pangan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap jajaran BPN yang telah memberikan stimulant dalam pelaksanaan reforma agraria dengan memberikan sertifikat kepada masyarakat. Dan saya juga menitipkan harapan kepada masyarakat yang telah menerima sertifikat untuk memanfaatkan semaksimal mungkin tanah yang telah mendapatkan kepastian hukum tersebut,” ungkap Bupati. Sementara itu Rita Ratnawaty, SH, M.Kn Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Blora dalam laporannya menyampaikan bahwa program LMPDP yang dilaksanakan di kecamatan Todanan tersebar di 25 desa dengan 3 tim yang telah menyelesaikan 15.383 bidang tanah dan 7.929 bidang atau seluas 16.85. hektar adalah kategori Hutan rakyat.

“Alhamdulillah atas dukungan semua pihak target yang ditetapkan sebanyak 15.000 bidang telah terlampaui, Untuk itu kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada masyarakat todanan yang telah membantu tim kami, rekan- rekan tim LMPDP yang telah bekerja keras siang dan malam untuk menyelesaikan tugas- tugasnya juga kepada Camat beserta seluruh perangkat desa di kecamatan todanan yang telah memberikan dukungan terhadap program ini,” ungkap Rita Ratnawaty.

Dalam acara ini juga diserahkan secara simbolis sertifikat yang telah diselesaikan Tim LMPDP oleh Bupati Blora kepada masyarakat.

Dari pantauan SR di lapangan, masyarakat sangat senang dengan program ini karena selain meringankan beban pembuatan sertifikat juga memudahkan dalam pengurusannya,” kami tidak perlu repot- repot kesana kemari ngurus sertifikat mas, tinggal dirumah ujug- ujug sertifikat jadi,” ungkap sumarti warga sambeng.

Hal ini juga dibenarkan Sumadi, S.Pd.I kepala desa Dalangan yang mengatakan bahwa seluruh perangkat desa yang tergabung dalam Praja kecamatan Todanan sangat mendukung program LMPD dari Pertanahan karena program ini benar- benar telah membantu masyarakat dalam memperoleh hak atas kepemilikan tanah, “Seluruh perangkat desa sangat mendukung apabila program LMPDP dapat dilaksanakan untuk tahun 2008 ini,” ungkap Sumadi yang juga Sekretaris Praja Kecamatan Todanan. (Bgs/Adv)

Jumat, 29 Februari 2008

Kekeringan Di Blora Mencekik Petani.

Blora, Suara Rakyat.

Pemanasan global yang sudah mencapai tahap mengkhawatirkan di seluruh dunia mengakibatkan tidak teraturnya musim di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Menurut Munawar salah satu pemuda cinta lingkungan Blora menyatakan keadaan yang berbahaya ini harus segera dicarikan alternatif penanganannya.

“Ini semua jelas ulah manusia sendiri. Pengrusakan lingkungan yang sudah bertahun-tahun tidak mampu dicegah bahkan semakin hari semakin parah. Akankah kita menunggu sampai bumi ini marah kepada kita karena kita dzalimi terus menerus. Saya berharap Pemerintah pro aktif mencegah kerusakan lingkungan. Dan masyarakat juga harus bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap lestari.” himbau Munawar.

Akibat yang paling parah juga dirasakan para petani di Blora.

Suwondo misalnya. petani dari Jepon ini gagal panen 2 kali. “Saat tanam pertama yang lalu kita sudah gagal. Sekarang ini tanaman kami yang kedua juga gagal mas,” ungkapnya sambil mengumpulkan padi yang tidak bisa dipanen untuk pakan ternak.

Suwondo berharap Pemda setempat mencarikan solusi bagi para petani agar kedepan tidak terjadi lagi seperti sekarang.

Dari pantaun SR disamping sawah Suwondo juga masih banyak padi yang dibiarkan oleh pemiliknya karena tidak bisa dipanen. Akanlah kehidupan petani selamanya seperti ini.(Bgs)

KOPENDIK Muhammadiyah “Abadi” Menyejahterakan Anggotanya.

Blora, Suara Rakyat,-

Koperasi sebagai salah satu badan usaha yang dibentuk untuk kesejahteraan bersama mampu memberikan banyak manfaat. Hal ini terlihat perkembangan koperasi yang semakin diminati masyarakat.

Dengan sistem dari, oleh dan untuk anggota. Koperasi mampu memberikan kesejahteraan bagi anggotanya. Sistem kekeluargaan yang dibangun mampu menyatukan tekat para anggotanya untuk maju bersama.

Salah satu contoh konkret adalah Koperasi Pendidikan Muhammadiyah (KOPENDIK) “Abadi” Blora.

Koperasi yang beralamat di Jalan KHA Dahlan no 9 Blora ini mampu berkiprah dalam membantu anggotanya. Menurut Drs.Arbiyanto,M.Pd ketua Kopendik Muhammadiyah Abadi mengungkapkan bahwa Koperasi yang dipimpinnya setiap tahun memberikan beasiswa kepada putra-putri anggota yang berprestasi.”Selain sebagai usaha simpan pinjam dan pemberian beasiswa koperasi kami juga memberikan dana sosial, dana Musibah, Bingkisan hari raya, yang kesemuanya adalah untuk menyejahterakan seluruh anggota.” tambah Arbiyanto.

Dalam rangka memperingati Hari Koperasi tahun ini Kopendik Muhammadiyah “Abadi” telah mengajak seluruh anggotanya beserta keluarga mengadakan rekreasi bersama.

Menurut Mardi Utomo Panitia kegiatan mengungkapkan acara rekreasi dimaksudkan untuk menjalin silaturrahmi sesama anggota dan keluarganya.

“Wujud dari kebersamaan kami adalah mengadakan acara refresing bersama keluarga. Dengan ini keakraban dan ukhuwah antar anggota maupun antar keluarga akan tetap terjalin” Papar Mardi Utomo

Rekreasi yang diadakan pada Ahad (8/7) diikuti seluruh anggota beserta seluruh keluarganya dengan menyewa 3 bis.

Padiyoto ketua rombongan mengatakan perjalanan di mulai dari mengunjungi Masjid Agung Demak dilanjutkan Masjid Agung Jawa Tengah dan terakhir di Bandungan.

“Untuk tahun ini kita mengunjungi 3 tempat karyawisata sekaligus memberikan pendidikan terutama kepada anak- anak tentang sejarah Islam masa lalu dan kondisi umat Islam saat ini, untuk ibu- ibu dimanjakan dengan shopping sepuas- puasnya di Bandungan.” Ungkap Padiyoto.

Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini telah memberikan penyegaran bagi seluruh anggota koperasi hal terungkap dari beberapa peserta yang diwawancarai SR.

Sumindar salah satu karyawan di SMP Muhammadiyah 1 Blora merasa senang dapat mengikuti acara ini. “ Wah luar biasa mas, dengan rekreasi seperti ini kami sekeluarga bisa sedikit menghilangkat penat karena pekerjaan sehari- hari.” tambah Sumindar dengan perasaan lega.

Sementara itu Akbar & Anjar peserta yang baru lulus SMP mengungkapkan kagum dengan Masjid Agung Jawa Tengah yang megah & luas.” Wow keren sekali masjid ini. Semoga saja jamaahnya juga sehebat bangunannya.” harap mereka.(Bgs/Adv)

R. Ngt. SRI MULYANI PUSPOWENING, ANGGOTA DPRD JAWA TENGAH

Blora, Suara Rakyat,-

Di Indonesia peran wanita di panggung politik memang masih kalah dengan dominasi dari laki- laki. Namun sebenarnya wanita memiliki kemampuan yang sama dengan laki- laki, bahkan pada hal- hal tertentu mampu melebihi laki- laki.

Bukti dari kemampuan wanita yang tidak kalah dengan laki- laki telah ditunjukkan salah satu legislator wanita dari Partai Amanat Nasional Jawa Tengah Sri Mulyani P ini.

Politisi yang juga Sekretaris Fraksi PAN ini mampu berperan aktif di blantika perpolitikan di Jawa Tengah, terutama pembelaan terhadap hak- hak perempuan, anak- anak dan orang- orang yang lemah yang terkadang masih kurang mendapat perhatian yang optimal dari pemerintah,.

Terinspirasi dari perjuangan RA Kartini, dia ingin mengangkat derajat kaum wanita agar tidak hanya menjadi konco wingking , “ Kita sebagai wanita harus mampu sejajar dengan kaum laki- laki dalam memperjuangkan hak- hak politik kita, wanita sudah mampu menunjukkan kemampuannya baik menjadi Presiden, dan Bupati dengan hasil yang tidak kalah dengan laki- laki dan saya berharap Partai apapun untuk memperhatikan kuota 30 % bagi wanita dalam pengusulan anggota legistalifnya” Tambahnya.

Sebagai wakil rakyat yang terpilih dari Dapil 3 yang meliputi Blora, Rembang, Grobogan dan Pati, dia selalu memperhatikan konstituennya, “ Saya akan selalu berusaha untuk terjun ke lapangan mas, untuk bertemu dengan konstituen saya karena bagaimanapun saya di beri amanah sebagai wakil rakyat atas pilihan mereka” ungkapnya pada saat Reses di Blora.

Ibunda dari Dra. Annafida Kurnia sari yang masih kelihatan cantik ini terkenal dengan kedermawanan dan kesederhanaannya, ini terlihat dari setiap konstituen minta bantuan kepadanya tidak pernah ditolak, bahkan ketika mengadakan reses di Blora dia sempat menghampiri tukang becak dan penjual bakso di luar gedung untuk diberinya tambahan penghasilan, dan makan di emperan toko (lesehan). Sampai- sampai tukang becak tersebut terharu dan mendo’akannya, “Mugi- mugi Bu Sri pinaringan rizki engkang kathah bu” ungkap bakul bakso dalam logat jawanya.

Hal ini juga diakui oleh Sekretaris DPD PAN Blora, Mardi Utomo “Iya mas memang Bu Sri itu orangnya dermawan sekali, temen-temen dak pernah di tolak untuk minta bantuan kepada beliau” tambahnya.

Ketika ditanya masa kecilnya Legislator yang lahir dan besar di Boyolali dan masih keluarga keraton Surokarto Hadiningrat ini menceritakan bahwa dirinya waktu kecil termasuk anak yang bandel, tomboy dan suka bolos sekolah, karena waktu itu kakeknya yang cukup terpandang dan kaya selalu menuruti apa yang dia mau. “Saya kalo sekolah dak dibawakan makanan saya pulang, mas” imbuhnya mengenang masa kecilnya.

Pada akhir pembincangan beliau menyampaikan pesan terutama kepada Kader Partai Amanat Nasional agar selalu dekat- dekat dengan konstituen tanpa memandang suku, agama, status social mereka, termasuk kepada Pengurus dan Simpatisan Muhammadiyah sebagai penyumbang suara terbesar bagi PAN harus selalu melakukan silaturrahmi dan mensinergikan program- program yang ada, “Insya Allah, kalo kita dekat dengan mereka kita akan menjadi Partai besar” ungkapnya mengakhiri pembicaraan.

BIODATA

Nama : R. Ngt Sri Mulyani Puspowening

Tampat Tanggal Lahir : Boyolali, 12 Oktober 1956

Alamat : Rumah : Randusari Rt 21/4Tengaran Kab. Semarang.

Kantor : DPRD Jawa Tengah

Jl. Pahlawan No 7 Semarang

Pekerjaan : Anggota Komisi D ( Bidang Pembangunan, Perhubungan

Lingkungan Hidup dan PSDA) DPRD Jawa Tengah.

Anak : Dra. Annafida Kurnia Sari.
Pendidikan : SDN 2 Boyolali

SMP N 1 Boyolali

SMA N 8 Solo

Organisasi : Wakil Ketua DPW Partai Amanat Nasional Jawa Tengah